Profesional & Pengalaman

Ikut berpartisipasi membangun kebudayaan dan pendidikan manusia Indonesia.

“Habibie & Soeharto”, Kisah tentang Kedekatan “Anak dan Ayah”

“Habibie & Soeharto”, Kisah tentang Kedekatan “Anak dan Ayah”

Oleh: Tety Polmasari Hari Aksara Internasional atau International Literacy Day diperingati Selasa (8/9/2020). Berkaitan dengan itu, saya ingin mengulas sedikit buku karya Andi Makmur Makka, jurnalis senior (Republika) yang juga orang dekat BJ Habibie. Buku terbarunya di tahun ini, yang diluncurkan di The Habibie Center, Kemang, Jakarta, tak lama setelah itu pandemi Covid-19 mewabah negeriBaca selengkapnya tentang“Habibie & Soeharto”, Kisah tentang Kedekatan “Anak dan Ayah”[…]

Pak AR, Pak Harto, dan Muhammadiyah

Pak AR, Pak Harto, dan Muhammadiyah

Kita sudah tahu bahwa Bung Karno dan Pak Harto adalah dua presiden Indonesia yang mengaku sebagai warga Muhammadiyah. Namun keduanya berbeda dalam mengungkapkan “cintanya” pada Muhammadiyah. Bung Karno sebagai jago pidato mengungkapkan cintanya lewat pidato. Sedangkan Pak Harto tidak. Namun bibit Muhammadiyah yang tertanam di hati Pak Harto tidak kalah subur. Tumbuh dalam tindakan nyata. Ketika menghadiri Muktamar Ke-35Baca selengkapnya tentangPak AR, Pak Harto, dan Muhammadiyah[…]

CEUK AING

CEUK AING

Oleh: Sujiwo Tejo, Presiden Jancuker Tiap-tiap iseng untuk tidak bersyukur, saya selalu mengingat kebetulan-kebetulan yang dianugerahkan Tuhan kepadaku. Kebetulan saya pernah menghadiri acara mantunya seniman Tisna Sanjaya di kawasan Hegarmanah, Bandung, yang “menjumpakan” saya dengan Haji Hasan Mustapa. Kemudian, setelah kebetulan itu terangkai dalam jalin-kelindan kebetulan-kebetulan lainnya, ia akhirnya berujung pada kebetulan yang lain lagi.Baca selengkapnya tentangCEUK AING[…]

Pak AR, Bermuhammadiyah Luar dan Dalam

Pak AR, Bermuhammadiyah Luar dan Dalam

Oleh: Hasnan Bachtiar Ketika lepas shalat Ashar, saya membaca karangan Haidar Musyafa yang bertajuk “Pak AR & Jejak-Jejak Bijaknya” (2020) terbitan Imania Tangerang. Komentar saya, “Buku ini bukan keren. Tapi keren sekali!” Di toko buku, buku ini tampak tidak istimewa, karena terselip di antara buku-buku biografi lainnya dengan desain cover yang mentereng. Tapi justru itulahBaca selengkapnya tentangPak AR, Bermuhammadiyah Luar dan Dalam[…]

Agama Tak Bertuhan: Sibuk Beragama Lupa Bertuhan

Agama Tak Bertuhan: Sibuk Beragama Lupa Bertuhan

Oleh: C.M. Haryaldi Setiap manusia memiliki potensi-potensi intelektual, kejujuran, kebijaksanaan, dan cinta kasih. Potensi yang dianugerahkan Tuhan itu semestinya digunakan dalam memahami dan memaknai agama maupun kitab suci. Agama dan kitab suci dihadirkan bukan hanya untuk dianut, tapi juga untuk disejiwai dan disebadani. Manusia telah cukup diberi petunjuk dari Tuhan. Keteladanan pun Tuhan perlihatkan melaluiBaca selengkapnya tentangAgama Tak Bertuhan: Sibuk Beragama Lupa Bertuhan[…]

Tasawuf dan Beragama Secara Kritis Menurut Syaikh Kamba

Tasawuf dan Beragama Secara Kritis Menurut Syaikh Kamba

Oleh: Rony K. Pratama Mengapa banyak orang mengaku beragama tapi tata cara kehidupan sehari-harinya cenderung kaku? Adakah ruang khusus untuk kebebasan di dalam praktik beragama, khususnya Islam? Bukankah semestinya beragama itu dilandasi sikap merdeka, namun mengapa kenyataannya mereka terkungkung dogma semata? Buku Syaikh Kamba ini menjawab kegelisahan-kegelisahan itu. Syaikh Kamba meretas “protokoler keagamaan” di masyarakatBaca selengkapnya tentangTasawuf dan Beragama Secara Kritis Menurut Syaikh Kamba[…]

Dangding Haji Hasan Mustapa

Dangding Haji Hasan Mustapa

(Hawe Setiawan, penulis lepas, mengajar di Fakultas Ilmu Seni dan Sastra Universitas Pasundan, Bandung) Kang Enang punya kerja berat. Ia seakan mesti macet filsafat ke tengah pasar atau memboyong mistikus ke tengah kelimun di alun-alun. Tidak lama setelah mengumumkan novel tentang ibu guru Dewi Sartika, E. Rokajat Asura—begitu nama lengkapnya—menghadirkan sosok dan karya pujangga, penghulu,Baca selengkapnya tentangDangding Haji Hasan Mustapa[…]

Diplomasi Humanis (ala) Sukarno

Diplomasi Humanis (ala) Sukarno

Oleh: Ridwan Nurochman Sukarno memang seorang Presiden Indonesia yang sering melakukan kunjungan ke luar negeri seputar tahun 1960-an. Dalam bulan Juni 1960 saja, ia mengadakan perlawatan selama dua bulan empat hari ke India, Hongaria, Austria, Mesir, Guniea, Tunisia, Maroko, Portugal dan masih banyak lagi. Apa sesungguhnya tujuan dari semua lawatan tersebut? Dalam pengakuannya di otobiografinya yang ditulis Cindy Adams,Baca selengkapnya tentangDiplomasi Humanis (ala) Sukarno[…]

DIHANTAM HIPODERMIK, LUPA TABAYYUN

DIHANTAM HIPODERMIK, LUPA TABAYYUN

KITA sampai pada sebuah zaman di mana seluruh hal serba berkelindan. Mana yang benar dan salah serba kabur. Orang-orang terjebak dalam dalam permainan bahasa, logika, dan tampilan-tampilan palsu—termasuk dalam beragama—yang disuguhkan terus menerus oleh media. Manusia lengah, sementara iblis—dengan kekuatan pengaruhnya pada manusia-manusia yang sadar maupun tidak mulai mengikutinya—sedang memainkan perannya: membujuk manusia dengan caraBaca selengkapnya tentangDIHANTAM HIPODERMIK, LUPA TABAYYUN[…]