Profesional & Pengalaman

Ikut berpartisipasi membangun kebudayaan dan pendidikan manusia Indonesia.

SOEDIRMAN: Santri Muhammadiyah yang Jadi Panglima Besar

SOEDIRMAN: Santri Muhammadiyah yang Jadi Panglima Besar

Ia terlahir dengan nama Sudirman pada 24 Januari 1916 di Kampung Bodas, Dukuh Rembang, Karangjati, Purbalingga, Jawa Tengah. Ayahnya, Karsid Kartowirodji, adalah seoran pekerja di Pabrik Gula Kalibagor, Banyumas. Ibunya, Siyem, adalah perempuan terhormat berdarah ningrat, anak-turun Wedana Rembang. Saat berusia enam tahun, Ayah Sudirman meninggal dunia. Merasa tidak tega melihat Siyem membesarkan anaknya seorangBaca selengkapnya tentangSOEDIRMAN: Santri Muhammadiyah yang Jadi Panglima Besar[…]

KH. AR Fachruddin: Jejak Bijak Sang Pemimpin Ideal

KH. AR Fachruddin: Jejak Bijak Sang Pemimpin Ideal

Abdur Rozak Fachruddin—untuk selanjutnya dituliskan ‘A.R.’—bukan ulama biasa. Ia selalu berhasil membantu umat menyelesaikan ragam permasalahannya. Tidak semua permasalahan dijawabnya dengan dalil yang disertai ayat dan tafsir, matan hadis, hingga syarah atau penjelasannya. A.R. justru menjawab permasalahan-permasalahan itu dengan bahasan yang ringan-ringan saja. Tak jarang solusi itu justru ditemukan dalam obrolan ringan di warung makanBaca selengkapnya tentangKH. AR Fachruddin: Jejak Bijak Sang Pemimpin Ideal[…]

Meneladani Dakwah Nabi Muhammad Saw

Meneladani Dakwah Nabi Muhammad Saw

Oleh: Ashimuddin Musa Sebuah Negara yang dibangun tanpa berlandaskan nilai-nilai atau prinsip-prinsip dasar akan beresiko kehancuran. Dalam sebuah negara akan ditemukan berbagai macam suku dan budaya serta agama. Pentingnya nilai-nilai dalam kehidupan sehari-hari karena setiap individu memiliki banyak kepentingan yang berbeda. Jika dalam kehidupan saja tidak dibatasi dengan nilai-nilai, maka setiap orang bebas mengekspresikan keinginanBaca selengkapnya tentangMeneladani Dakwah Nabi Muhammad Saw[…]

Pertemuan “Dua Fajar” Barat dan Timur

Pertemuan “Dua Fajar” Barat dan Timur

Oleh: Muhammad Sapi’i Sukarno dan John F. Kennedy adalah sepasang cahaya di tengah muramnya dunia karena tingginya tensi Perang Dingin. Sukarno menyinari dari Timur, Kennedy menyambutnya di Barat. Keduanya membangun hubungan sebagai sahabat, untuk kemudian bergandengan tangan mewujudkan sebuah mimpi perdamaian dunia tanpa eksploitasi dan imperialisme. Di masa kejayaan keduanya, perseteruan antara Blok Barat danBaca selengkapnya tentangPertemuan “Dua Fajar” Barat dan Timur[…]

Berpolitik Santun Ala Nabi

Berpolitik Santun Ala Nabi

Oleh: MUSYFIQURRAHMAN Salah satu mata air keteladanan yang tidak pernah habis ditimba oleh umat manusia dari kehidupan Nabi Mu- hammad—selain nilai-nilai cinta dan kasih sayang—adalah dimensi historis bagaimana Nabi bertindak sebagai kepala negara yang mencerminkan nilainilai politik santun, ramah, berdedikasi dan demokratis. Bahkan dimensi politik sang Nabi merupakan bidang kajian yang paling relevan untuk terusBaca selengkapnya tentangBerpolitik Santun Ala Nabi[…]

Kiprah Diplomat Nyentrik dari Bumi Minang

Kiprah Diplomat Nyentrik dari Bumi Minang

Novel biografi ini mengajak pembaca untuk mengikuti perjalanan hidup Masyhudul Haq alias Hadji Agus Salim, sejak lahir hingga akhir hayatnya. Putra Sutan Muhammad Salim dan Siti Zainab ini lahir di Nagari Koto Gadang, Sumatera Barat pada tanggal 8 Oktober 1884. Sejak kanak-kanak, ia telah dikenal agamis, cerdas, dan kritis. Tak ayal bila Agus berhasil menjadiBaca selengkapnya tentangKiprah Diplomat Nyentrik dari Bumi Minang[…]

Menapaki Kisah Syarif Hidayatullah Di Bumi Jawa Barat.

Menapaki Kisah Syarif Hidayatullah Di Bumi Jawa Barat.

Oleh Cornelius Ginting Cerita seputar perjuangan Syarif Hidayatullah mengajarkan dan menyebarkan ajaran islam, bahkan sampai menghadap sang eyang yang merupakan Maharaja Prabu Siliwangi, dan tujuan lainnya mengislamkan eyangnya. Sebab sang ibu sendiri pun belum berhasil membuat orangtuanya menganut ajaran yang ia anut. Ga sengaja ada buku dengan sampul hijau menarik untuk dibaca, Suluk Gunung Jati, E.Baca selengkapnya tentangMenapaki Kisah Syarif Hidayatullah Di Bumi Jawa Barat.[…]

Hamka, Anak Nakal yang Kemudian Jadi Ulama Besar

Hamka, Anak Nakal yang Kemudian Jadi Ulama Besar

Oleh: Irwan Rinaldi Sikumbang Mungkin tidak banyak yang tahu, nama Hamka adalah singkatan dari Haji Abdul Malik Karim Amrullah. Sebagai orang Minang, lazim pula menyematkan sebutan “Buya” bagi para uztad atau penceramah agama, maka nama Buya Hamka, sangatlah terkenal, bahkan sampai sekarang, setelah 37 tahun beliau wafat. Tidak terhitung lagi buku yang ditulis oleh Hamka.Baca selengkapnya tentangHamka, Anak Nakal yang Kemudian Jadi Ulama Besar[…]

Dari Hampa Menjadi Hamka

Dari Hampa Menjadi Hamka

Manusia merupakan makhluk istimewa, pilihan Tuhan (Qs. Thaha: 122). Dipilih untuk mengemban amanah sebagai wakil dan sekaligus partner-Nya di muka bumi (Qs. Al Ahzab: 72, Al-Ra’d: 11, Al-Baqarah: 30). Dengan posisinya itu, manusia diberi kedudukan yang sangat tidak biasa. Manusia dibekali semua potensi untuk menjadi apa saja, tergantung pada potensi apa yang diaktualkan dalam kehidupan.Baca selengkapnya tentangDari Hampa Menjadi Hamka[…]

Tasawuf dan Tarekat Virtual

Tasawuf dan Tarekat Virtual

Penulis: Willy Vebriandy Bila kita berkunjung ke toko buku dan melihat buku Kids Zaman Now: Menemukan Kembali Islam ada di rak, mungkin kesan kita saat membaca judulnya akan menganggap buku ini sebagai buku ecek-ecek. Padahal kalau dibaca isinya, ternyata buku ini jauh dari kesan tersebut. Kids Zaman Now: Menemukan Kembali Islam, secara keseluruhan justru membahas tasawuf yang dalam Islam, jelas bukanBaca selengkapnya tentangTasawuf dan Tarekat Virtual[…]