CINTA NEGERI ALA GUS MUS

Rp68,000

Penulis: M. Zidni Nafi’

Format: 13,5 X 20 cm

ISBN: 978-602-7926-46-2 Jumlah halaman: 246
Harga: Rp 68.000,- Kode buku: XC-08
Terbit: Januari 2019 Kategori: ISLAM/INSPIRASI
Categories: ,
Share:

Description

K.H. Ahmad Musthofa Bisri alias Gus Mus adalah ulama yang bertahan pada keistikamahannya mempertahankan Islam Rahmatan Lil Alamin yang telah bersenyawa dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia ini. Khas kiai Nahdlatul Ulama. Bagi Gus Mus, kemasan itu nomor sekian dalam beragama. Yang penting itu esensinya, pengamalannya.

Zidni Nafi’ merangkum momen-momen ke-NU-an Gus Mus ini dalam petikan-petikan hikmah yang tak bertele-tele tapi mengena. Dan buku ini bisa menjadi jembatan antara tradisi istikamah dan kerendahhatian ulama yang telah membudaya sejak dulu dengan generasi milenial zaman now—yang cenderung grusa-grusu dan mulai kehilangan akar keagamaan dan keindonesiaannya.

Endorsement:

“Suka perjalanan? Buku kumpulan dawuh-dawuh Gus Mus ini tepat sebagai teman di kapal, mobil, pesawat, dan sebagainya. Setiap judul diuraikan ringkas. Habis tamat setiap judul bisa diselingi ngobrol dengan teman baru di tengah jalan, melihat-lihat sawah dan gunung dari jendela kereta api, dan lain-lain. Lalu balik baca lagi dengan situasi kejiwaan yang segar. Setamat seluruh judul, buku keseharian tentang calo bus sampai Mahabharata ini bisa kembali dibaca dengan situasi kejiwaan yang baru lagi, yang diperbarui oleh perjalanan dan pemandangan. Sayang jumlah judulnya cuma 112. Andai 114? Hmmm…”

—Sujiwo Tejo, Dalang dan Penulis Buku

“Gus Mus sangat mirip dengan Gus Dur. Pembawaan dan gaya pribadinya memang berbeda, tapi ide-ide yang dibawakan sama. Gus Mus sosok kiai murni sekaligus cendekiawan yang jujur dan tidak bermain politik, memberi sumbangan kepada bangsa. Semoga ada sepuluh Gus Mus lagi.”

—Greg Barton, Pengamat Islam Indonesia

“Gus Mus adalah contoh konkret yang bisa kita lihat dengan mata kita sendiri dari Islam Nusantara. Dalam diri beliaulah apa yang disebut Islam Nusantara itu mewujud dan menyosok. Islam Nusantara tak perlu didefinisikan. Sebab ada ‘definisi hidup’, yaitu: Gus Mus.”

—Ulil Abshar Abdalla, Menantu Pertama Gus Mus

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “CINTA NEGERI ALA GUS MUS”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *