Ayatollah Ali Khamenei Dari Haribaan Hingga Keabadian

Rp99,000

Penulis: Ren Muhammad

Format: 14 X 21cm

ISBN: 978-602-7926-67-7 Jumlah halaman: 304
Harga: Rp 99.000,- Kode buku: XA-19
Terbit: April 2026 Kategori: BIOGRAFI
Share:

Description

Selama ini, dunia mengenal Ayatollah Ali Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran yang selalu berada di pusaran politik global. Namun, jarang yang benar-benar menilik sosok di balik jubah kebesarannya—seorang manusia biasa yang memilih hidup sangat sederhana di puncak kekuasaan. Melalui buku ini, penulis membedah lapisan-lapisan kehidupan Sang Rahbar yang kerap luput dari sorotan kamera dunia.

Alih-alih menampilkan kemewahan ala pemimpin dunia modern, buku ini justru mengajak pembaca melangkah masuk ke ruang privat Khamenei. Di balik ketegasan sikap politiknya, ia adalah seorang suami dan ayah yang lembut, serta kepala keluarga yang teguh merawat nilai-nilai spiritual Islam di dalam rumah tangganya.

Bergeser ke sisi intelektual, buku ini turut menelusuri akar pemikiran Khamenei. Gagasannya ternyata banyak dipengaruhi oleh napas puitis Muhammad Iqbal dan ketegasan prinsip Sayyid Qutb, yang kemudian melahirkan visi Islam yang progresif namun tetap kokoh. Lebih dari itu, penulis juga mengangkat sisi humanis Khamenei saat berinteraksi dengan umat Kristen, serta kegigihannya menjembatani konflik Sunni-Syiah demi mewujudkan persatuan Islam secara global.

Buku ini juga menyoroti satu langkah krusial Khamenei, yakni saat ia mengeluarkan fatwa larangan senjata nuklir. Keputusan ini bukan sekadar aturan tertulis, melainkan wujud keberanian moral dan keagamaan yang secara langsung menantang narasi politik Barat.

Rangkaian kisah perjalanan ini akhirnya bermuara pada refleksi mendalam tentang syahadah—sebuah pengabdian paripurna yang menunjukkan kesiapannya mengorbankan segalanya demi keyakinan. Pada akhirnya, karya ini bukan sekadar biografi politik biasa, melainkan potret utuh mengenai integritas, kedalaman spiritual, dan keluwesan diplomasi dari salah satu tokoh paling berpengaruh di abad ini.

Endorsemen:

“Seorang pemimpin akan dihormati, disegani, dan dicintai oleh rakyatnya apabila dapat memberikan keteladanan dalam sikap, perkataan, dan perbuatannya. Sayangnya, pemimpin seperti ini amat langka di dunia saat ini. Ayatollah Ali Khamenei adalah satu dari sedikit pemimpin tersebut. Buku ini mengungkapkan hal itu.”

-Dian Wirengjurit, Dubes RI untuk Iran (2012-2016)

“Sebuah karya literasi yang mendalam tentang keteguhan prinsip. Dari haribaan perjuangan hingga memegang tampuk kepemimpinan tertinggi, narasi Ali Khamenei dalam buku ini memberikan perspektif baru bagi pembaca Indonesia tentang konsistensi ideologi dan visi kebangsaan yang melampaui zaman.”

-Prof. Dr. Yon Machmudi, Pengamat Timur Tengah, Wakil Direktur Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan Universitas Indonesia

​”Ayatollah Ali Khamenei adalah sosok ulama dan pemimpin Iran yang sangat berpengaruh. Ia tumbuh dari semangat perlawanan terhadap kediktatoran rezim Pahlavi jauh sebelum Revolusi 1979. Melanjutkan kesuksesan revolusi yang dipimpin oleh sang guru, Imam Ruhollah Khomeini, Ali Khamenei membangkitkan perlawanan terhadap kezaliman imperialisme global yang dipimpin oleh Amerika Serikat. Kekuatan gagasan, perjuangan, dan visinya dalam membela keadilan serta kedaulatan sangat terasa, yang pada akhirnya membuat beliau dan negara Iran dimusuhi oleh Amerika Serikat. Buku ini menyajikan salah satu sisi dari perjalanan kehidupannya, sehingga pembaca akan menemukan inspirasi intelektual, spiritual, dan bahkan politik yang relevan dengan situasi global hari ini. Sangat layak dibaca oleh siapa pun.”

-Prof Dr. Sudarnoto Abdul Hakim, Guru Besar UIN Jakarta, Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional

 “Ren Muhammad dengan cermat menarasikan bagaimana Ayatollah Ali Khamenei mempraktikkan ukhuwah tanpa batas. Beliau bermakmum pada imam Sunni, melarang keras pencelaan terhadap sahabat Nabi, dan tanpa ragu membangun persahabatan lintas batas. Nelson Mandela memanggilnya “Pemimpinku”, dan beliau berbagi kehangatan bersama tokoh-tokoh seperti Yasser Arafat, Fidel Castro, hingga Hugo Chavez. Semuanya beliau lakukan demi satu tujuan: menggalang kekuatan dunia menentang kezaliman dan membela kaum tertindas, terutama rakyat Gaza.”

-Airlangga Pribadi Kusman, P.hD., Dosen di Departemen Politik Fakultas Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga, Doktor bidang Ilmu Politik, Murdoch University, Australia

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Ayatollah Ali Khamenei Dari Haribaan Hingga Keabadian”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

seventeen − fifteen =