SOSOK IBU ALFIAH, ISTRI PANGLIMA BESAR JENDERAL SOEDIRMAN DIMATA PUTRA-PUTRINYA

Ibu adalah seorang yang tegar sekaligus sabar, disaat usianya masih 32 thn sudah harus ditinggal oleh suami tercinta dengan tanggung jawab mendidik dan membesarkan 7 putra-putri yang masih kecil-kecil. banyak godaan waktu itu, entah berapa kali banyak pria dari berbagai kalangan baik bangsawan maupun pejabat hendak mempersunting beliau menjadi istri, namun Ibu tak tergoyahkan dan ingin tetap setia kepada Pak Dirman yang telah menitipkan amanah 7 orang putra-putri yang harus dididik dan dibesarkan.

Ibu adalah seorang yang tabah, dalam kondisi ekonomi yang kurang memadai waktu itu karena sebagian besar harta miliknya dipergunakan untuk perjuangan gerilya Pak Dirman bersama TNI dan rakyat mempertahankan kemerdekaan, harus menanggung beban yang amat berat. Berbagai kesulitan ekonomi terus dialami dan dihadapi dengan penuh keprihatinan, namun Ibu tetap tabah dan tidak pernah putus asa.

Ibu adalah seorang pahlawan bagi putra-putrinya, dengan berbekal uang pensiun seorang janda pahlawan yang diperolehnya, harus menghidupi anggota keluarga dan ketujuh putra-putrinya yang masih membutuhkan biaya pendidikan. Beliau adalah orang terhebat dimata kami, beliau bertindak sebagai seorang ibu sekaligus berperan sebagai bapak bagi putra-putrinya, beliau mendidik dengan penuh kesabaran dan rasa kasih sayang yang tulus. Alhamdulillah akhirnya ketujuh putra-putrinya semua berhasil mengeyam pendidikan tinggi dan menjadi orang cukup mapan dalam kehidupannya.

IBU…. KASIH SAYANGMU SANGAT TULUS,

JASA DAN PENGORBANANMU TIADA PERNAH BISA KAMI BALAS

SEGALA DOA DARI KAMI UNTUK IBUNDA TERSAYANG, SITI ALFIAH SOEDIRMAN

Tulisan: M. Teguh Soedirman, Putra Bungsu Panglima Besar Jenderal Soedirman di buku Soedirman & Alfiah: Kisah-Kisah Romantis Panglima Besar Jenderal Soedirman

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *