Profesional & Pengalaman

Ikut berpartisipasi membangun kebudayaan dan pendidikan manusia Indonesia.

Jejak Juang Sang Pembaharu

Jejak Juang Sang Pembaharu

“Wah, tebal banget.” Komentar saya saat melihat buku ini, membuat malas membacanya. Namun, setelah membaca prolog saya menjadi penasaran. Ada apa ya …  Hamka dengan Bung Karno? Dengan menggunakan alur maju terus pantang mundur, buku ini tidak membosankan, karena penulis mampu membuat sub-sub judul yang menggelitik rasa penasaran saya. Buku ini terdiri dari 30 bab,Baca selengkapnya tentangJejak Juang Sang Pembaharu[…]

Menyelami Jiwa dan Pemikiran Hamka

Menyelami Jiwa dan Pemikiran Hamka

Oleh RanselMbakYeye08 Orang mengenalnya sebagai sastrawan. Penulis karya-karya novel  legendaris. Pecinta karya sastra mana tak mengenal  novel Tenggelamnya Kapal Van De Wijk atau Di Bawah Lindungan Ka’bah? Buku-buku itu tak bosan dibaca berulang-ulang dari generasi ke generasi. Hamka bukan hanya seorang penulis yang karya-karyanya indah. Riwayat hidupnya begitu panjang dan menggetarkan. Hamka adalah pribadi komplit. Ia bukan ulamaBaca selengkapnya tentangMenyelami Jiwa dan Pemikiran Hamka[…]

ISLAM  SEBAGAI JALAN TASAWUF?

ISLAM SEBAGAI JALAN TASAWUF?

ISLAM SEBAGAI JALAN TASAWUF? – Resensi Buku Dr. Muhammad Nursamad Kamba: Mencintai Allah Secara Merdeka, Buku Saku Tasawuf Praktis Pejalan Maiyah Denny JA “Agamaku adalah cinta. Setiap hati manusia adalah rumah ibadahku.” Renungan Jalaluddin Rumi di atas yang terkenang, selesai saya membaca buku Dr. Nursamad Kamba: Mencintai Allah Secara Merdeka. Ini buku almarhum terakhir yangBaca selengkapnya tentangISLAM SEBAGAI JALAN TASAWUF?[…]

Talang Plastik

Talang Plastik

Oleh : Sirajuddin Bariqi Sekira akhir tahun lalu, saya diminta untuk menjadi pemateri dalam sebuah forum pelatihan di Kabupaten Kulon Progo. Oleh panitia kegiatan, saya dijadwalkan mengisi materi pada jam sepuluh malam. Karena sedikit-banyak saya tahu kondisi kepanitiaan, saya urung memprotes waktu dan tempat yang bagi saya cukup ekstrem. Waktu tempuh yang lumayan dan tempat yangBaca selengkapnya tentangTalang Plastik[…]

Memahami Hamka Lebih Dekat

Memahami Hamka Lebih Dekat

Menghargai dan menghormati perbedaan merupakan pelajaran penting dalam Islam. Dengan saling menghargai dan menghormati, maka akan timbul spirit harmoni. Termasuk dalam konteks ini adalah menghargai perbedaan keyakinan dan pendapat. Perbedaan bisa menjadi rahmat bila kita bisa saling terbuka, bertoleransi, dan menghargai satu sama lain. Adanya perbedaan bukanlah sebuah alasan untuk menciptakan saling bermusuhan, namun dijadikan modalBaca selengkapnya tentangMemahami Hamka Lebih Dekat[…]

Pak AR, Bermuhammadiyah Luar dan Dalam

Pak AR, Bermuhammadiyah Luar dan Dalam

Ketika lepas shalat Ashar, saya membaca karangan Haidar Musyafa yang bertajuk “Pak AR & Jejak-Jejak Bijaknya” (2020) terbitan Imania Tangerang. Komentar saya, “Buku ini bukan keren. Tapi keren sekali!” Di toko buku, buku ini tampak tidak istimewa, karena terselip di antara buku-buku biografi lainnya dengan desain cover yang mentereng. Tapi justru itulah yang membuat sayaBaca selengkapnya tentangPak AR, Bermuhammadiyah Luar dan Dalam[…]

Buya Syaikh Prof. Dr. Muhammad Nursamad Kamba Sang Lisanul Hikmah

Buya Syaikh Prof. Dr. Muhammad Nursamad Kamba Sang Lisanul Hikmah

Saya mulai mengenal Buya Syaikh diwasilahi oleh Mbah Sujiwo Tejo, di penghujung 2015, untuk menggarap buku Tuhan Maha Asyik (seri 1). Semenjak itu, saya mulai rajin berkirim email dan WA-nan dengan Buya Syaikh. Betapa beruntungnya saya, benar-benar kanugran, bisa karib dan ngangsu kawruh intens kepada sosok berilmu samudera (mutabahir), nyegoro, namun selalu down to earthBaca selengkapnya tentangBuya Syaikh Prof. Dr. Muhammad Nursamad Kamba Sang Lisanul Hikmah[…]

Hamka Pun Belajar kepada Rasulullah

Hamka Pun Belajar kepada Rasulullah

Belakangan ini ramai postingan seseorang yang mengaku ustad dan namanya terkenal di media. Ustad ini memiliki banyak jamaah. Karena dakwahnya yang ngetop, banyak orang semakin bersemangat belajar kepadanya. Salah satu yang membuat orang tertarik kepadanya adalah, karena dalam setiap kesempatan dakwah ia selalu menisbahkan dirinya telah belajar langsung kepada Rasulullah dan para sahabat. Secara normatif hal iniBaca selengkapnya tentangHamka Pun Belajar kepada Rasulullah[…]

Buya Hamka dan Urat Tunggang Pancasila

Buya Hamka dan Urat Tunggang Pancasila

Senin malam, 7 Mei 1951 bertepatan dengan 30 Rajab 1370 H, Pemerintah Indonesia menggelar peringatan Isra’ dan Miraj’ Nabi Muhammad saw di Istana Negara, Jakarta. Dalam acara tersebut, Presiden Soekarno menyampaikan pidato kenegaraan yang kemudian dipancarkan secara nasional, baik melalui surat kabar-surat kabar maupun melalui Radio Republik Indonesia (RRI). Di antara hal penting yang disampaikanBaca selengkapnya tentangBuya Hamka dan Urat Tunggang Pancasila[…]